Skip to main content
MOH. ZAWAWI
(120213307071)

Penerapan literasi informasi dalam keluarga

Pengertian literasi informasi
LITERASI INFORMASI adalah  kemampuan untuk mengetahui kapan dibutuhkanya informasi, dapat mengidentifikasi , menemukan, mengevaluasi , dan secara efektif menggunakan informasi tersebut dalam isu atau masalah yang dihadapi.
Pendit (2012), mengtakan bahwa kata literacy sendiri sebenarnya datang dari bahasa latin, literra yang kemudian dipakai orang inggris untuk kata letter  dengan demikian sebenarnya berurusan dengan aksara atau tulisan . sedangkan definisi information adalah informasi,maka literasi informasi adalah keterbukaan terhadap informasi.
Penerapan literasi informasi dalam keluarga
Penerapan literasi informasi  dalam mewujudkan keluarga yang pembelajar adalah sebagai berikut:
• Belajar literasi informasi  adalah belajar seumur hidup yang merupakan kebutuhan manusia dalam usaha mengembangkan diri serta mempertahankan eksistensinya adalah melalui belajar yang dilakukan sepanjang hayatnya. Tanpa belajar, manusia akan mengalami kesulitan baik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan maupun dalam memenuhi tuntutan hidup dan kehidupan yang selalu berubah.
• keluarga pembelajar adalah pembelajaran yang dilakukan kepada keluaraga dalam bentuk kelompok-kelompok di kluarga. Hasil pembelajaran diperoleh dari kerjasama antar anggota Keluarga. Belajar merupakan upaya untuk lebih melibatkan keluarga dalam upaya-upaya membangun pendidikan untuk kepentingan keluarga dalam menjalankan perannya dalam kehidupan.
• Program mewujudkan kluarga belajar adalah pengembangan keahlian dan peningkatan kualitas pengelola lembaga pendidikan, pemberantasan buta aksara, pembentukan generasi baru yang berkarakter dan berdaya saing tinggi, membentuk pewaris budaya dari pembinaan satu tahapan dari generasi satu ke generasi berikutnya. Program ini perlu kerjasama dari berbagai pihak baik dari masyarakat itu sendiri ataupun dari pemerintah, baik pemerintah daerah ataupun pusat. 






Penerapan dalam keluarga dalam bentuk Jenis literasi informasinya

A. Literasi  visual
Yang pertama ialah literasi  visual artinya kemampuan untuk memahami dan menggunakan citra, termasuk kemampuan untuk berpikir, belajar, dan mengungkapkan diri sendiri dalam konteks citra. Literasi visual adalah kemampuan untuk memahami serta menggunakan citra visual dalam pekerjaan dan kehidupan harian. Literasi visual mencakup integrasi pengalaman visual dengan pengalaman yang diperoleh dari indera lain seperti apa yang didengar, apa yang dibau, apa yang dikecap, apa yang disentuh serta apa yang dirasakan keluarga tersebut. Kompetensi literasi  visual memungkinkan keluarga untuk memilah serta menafsirkan berbagai tindakan visual, objek dan atau simbol. Dari situ, keluarga dapat berkomunikasi dengan orang lain, dalam menjalin kerjasama dan tindak ketingalan informasi.
B. Literasi  media
Literasi media ialah kemampuan keluarga untuk menggunakan berbagai media guna mengakses, analisis serta menghasilkan informasi untuk berbagai keperluan Dalam kehidupan sehari-hari keluarga akan dipengaruhi oleh media yang ada di sekitar kita berupa televisi, film, radio, musik terekam, surat kabar dan majalah. Dari media itu masih ditambah dengan internet bahkan kini pun melalui telepon seluler dapat diakses. Dalam penerapan ini keluarga sangat bergantung pada media – media yang digunakan. Karena dari media ini sangat banyak informasi yang selalu up todate dan di butuhkan.
C. Literasi teknologi komputer dan komunikasi 
Literasi komputer artinya kemampuan tahu bagaimana mengguinakan dan mengoperasikan komputer secara efisien sebagai mesinpemroses informasi (Horton Jr, 2007). Bagian ini merupakan separuh bagian dari literasi teknologi informasi dan computer, separo lainnya adalah Literasi media. Disini keluarga penerapanya dituntut untuk bisa mengunakan komputer sebagai salah satu media yang digunakan mencari informasi di zaman yang moderen ini. Dan mengusahakan keluarga mampu untuk bersaing.
D. Literasi  jaringan
Merupakan literasi  dalam menggunakan jaringa digital secara efektif, yang banyak berkembang berkat keberadaan Internet. Literasi  ini berarti keluarga  memahami bagaimana informasi dihasilkan, dikelola, tersedia, dapat menelusur infromasi dari jaringan dengan menggunakan berbagai alat telusur, memanipulasi  informasi berjaring dengan kombinasi berbagai sumber, menambahnya atau meningkatkan nilai informasi dari situasi tertentu.
Bagi manajer informasi termasuk keluarga perlu ada perubahan cara berpikir, dari pendekatan kepemilikan ke pendekatan akses dan ini menuntut kompetensi dalam temu balik informasi dan akses ke sumber daya elektronik jarak jauh.
E. Literasi kultural
Literasi kultural artinya pengetahuan mengenai, serta pemahaman tentang, bagaimana tradisi, kepercayaan, simbol dan ikon, perayaan dan sarana komunikasi sebuah negara, agama, kelompok etnik atau suku berdampak terhadap penciptaan, penyimpanan, penanganan, komunikasi, preservasi serta pengarsipan data, informasi dan pengetahuan dengan menggunakan teknologi. Pemahaman literasi informasi dalam kaitannya dengan literasi kultural adalah baaimana faktor budaya berdampak terhadap penggunaan teknologi komunikasi dan informasi secara efisien. Dampak itu dapat positif maupun negatif. Penyebaran televisi misalnya berdampak hilangnya permainan anak-anak yang secara tradisional dilakukan waktu  terang bulan. Di segi lain, penyebaran telepon seluler, televisi dan komunikasi nirkabel terjadi sebagai hasil kemauan penduduk lokal untuk mengakui, menerima dan mengadaptasi teknologi tersebut dalam budaya masing-masing.
Peran literasi kultural sendiri dalam lingkungan sudah barang tentu untuk menumbuhkan kembali jiwa yang masih menghargai budaya walau sudah mengunakan teknologi yang cangih tapi tetap diusahakan para keluarga bisa mempertahkan budaya.
E. Literasi digital
Literasi informasi berbeda dengan literasi digital. Literasi informasi fokus pada pemahaman kebutuhan informasi seseorang, dilakukan dengan kemampuan untuk menemukan dan menilai informasi yang televan serta menggunakannya secara tepat. Literasi informasi mulai banyak digunakan sejak tahun 1980an. Sedangkan peran literasi digital sendiri dalam lingkungan keluarga dapat merangkul semua literasi informasi yang diatas semua karena disini keluarga dapat mudah, cepat dan luas pencarian. Dan akhirnya semua hal dapat dikerjakan dengan cepat dengan data yang akurat sekaligus ter up todate.
Penerapan literasi informasi akan dapat dilakukan dengan mudah jika keluarga memiliki keterampilan-keterampilan khusus yang antara lain adalah:
  1. mengenal kebutuhan informasi;
  2. mengetahui cara menguasai gap informasi;
  3. membangun strategi pencarian informasi;
  4. menemukan dan mengakses informasi;
  5. membandingkan dan mengevaluasi informasi;
  6. mengorganisasikan, mengaplikasi, dan mengkomunikasikan informasi;
  7. mensintesis dan menciptakan informasi.
Perkembangaun teknologi terus melaju untuk berevolusi maupun merevolusi teknologi sebelumnya. Produk teknologi yang pada suatu masa dianggap canggih, seiring perjalanan waktu menjadi biasa, bahkan tertinggal ketika terjadi (lagi) revolusi teknologi. Perubahan zaman yang demikian dinamis dan sangat cepat hanya bisa diikuti perkembangannya dengan penguasaan literacy informasi yang didukung oleh teknologi informasi. Dengan demikian urgensi pembekalan kemampuan literacy informasi di lingkungan keluarga sangatlah dibutuhkan supaya tidak semakin tertinggal informasi.












Comments

Popular posts from this blog

Perpustakaan dalam genggaman kini nyata dengan iPusnas

Perpustakaan dalam genggaman kini nyata dengan iPusnas Halo teman-teman, kembali lagi kita akan membahas ini adalah hal menarik di dunia perpustakaan Indonesia. Yaitu munculnya aplikasi ipusnas, aplikasi ini merupakan gagasan dari Perpustakaan nasional dan persembahan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Ipusnas ini merupakan aplikasi yang diciptakan perpustakaan Nasional Republik Indonesia guna menunjang perpustakaan digital. Aplikasi ini berbasis gratis atau aplikasi yang free bisa kalian download melalui App Store atau play Store. Langsung saja berikut linknya untuk bisa kalian download App Store : https://apps.apple.com/us/app/ipusnas/id1145654398 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=mam.reader.ipusnas Setelah kalian download dan terinstal akan muncul gambar seperti ini. Jadi di sini ada kategori buku bisa kalian klik bisa kalian pilih subjek yang ingin kalian baca buku yang ditampilkan Ini adalah buku yang keseluruhan. Nah ini model kategori ...

Faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah Di antara enam agama besar di dunia, Islam tergolong agama dakwah. Agama dakwah yang dimaksud adalah agama yang di dalamnya usaha menyebarluaskan kebenaran dan mengajak orang- orang yang belum mempercayainya dianggap sebagai tugas suci oleh pendirinya atau oleh para penggantinya. Semangat memperjuangkan kebenaran itulah yang tak kunjung padam dari jiwa para penganutnya sehingga kebenaran itu terwujud dalam pikiran, kata-kata, dan perbuatan. Semangat memperjuangkan kebenaran inilah yang mendorong umat Islam untuk menyampaikan ajaran-ajaran