Ini rasanya ada yang beda pastilah karena hari ini adalah hari Minggu bangun pagi ada istri ada suara orang tua, Adikku yang pastinya belum bangun. Setiap pulang pastinya kita bisa berjamaah bersama seperti halnya jamaah subuh pagi hari ini bersama istriku.
Hari ini agendanya adalah saya belajar memasak nasi goreng ala istri saya. Karena pagi ini istri saya Kondisinya masih belum enak karena saya sedang hamil minta istri saya untuk istirahat terlebih dahulu supaya badannya lebih enak. Dia minta buatkan teh hangat serta air putih dan tak lupa saya minta untuk memakan biskuit untuk kesehatan ibu hamil.
Sambil menunggu istri saya yang sedang istirahat saya melakukan cuci baju tahap kedua dan menjemur baju yang saya cuci tadi malam. Pagi ini terlihat langit sangat cerah sekali berita bahwa hari ini akan ada gerhana matahari cincin. Wilayah Jawa Timur diperkirakan pukul 3 sore sampai Jam 4 an Perkiraannya seperti itu. Setelah semuanya saya jemur saya bersihkan kandang kucing saya saya beli makan semuanya.
Karena istri saya masih beristirahat belum bangun juga saya bantu bantu ibu saya yang sedang memasak hari ini. Ya masakan orang desa pastinya bisa dibayangkan sendiri seperti apa hari ini pastinya tidak lupa saya mencarikan bayem karena untuk tambah darah wanita yang sedang hamil, walaupun istri saya sudah minum obat penambah darah tapi makanannya harus sehat juga.
Waktu menunjukkan jam 9 pagi istri saya bangun kemudian dia mengajak saya untuk membuat nasi goreng ala dia. Yang semula hanya membuat satu piring akhirnya karena orang tua saya juga pengin merasakan nasi gorengnya kita buat ber piring-piring biar satu rumah bisa merasakan hahaha.
Proses membuat nasi goreng ala istri saya.
Hal yang pertama adalah nasi harus ada, nasi yang sudah matang dan masih panas kita dinginkan terlebih dahulu supaya nanti nasinya tidak lengket kita kita dinginkan di Lengser itu.
Sambil menunggu nasi yang masih belum dingin kedua kita siapkan bawang bawang putih bawang merah garam cabe ada 2 cabe rawit dan besar.
saya ulek-ulek cabenya sama diberi garam, untuk bawangnya jangan dicampur gitar Ajeng bawang kita pisahkan bawang merah dan bawang putih. Setelah semuanya udah siap, kita masukkan minyak ke wajan.
Hal yang pertama yang kita tunggu setelah panas kita masukkan bawang putih terlebih dahulu, bawang putih sudah tercium harumnya. Kemudian kita masukkan bawang merahnya kita tunggu sampai terlihat layu dan baunya sudah tercium. Setelah sudah tercium kita masukkan cabe yang sudah kita ulek tersebut. Setelah semuanya sudah tercium harumnya dah sangat enak, kita masukkan nasi yang sudah mendingin tersebut. Sambil kita goreng dengan api yang jangan terlalu besar cukup bisa memanaskan nasinya saja jangan terlalu besar. Oh ya ada yang lupa tadi Sebenarnya ada yang kita masukkan sebelum nasi yaitu sayur kol dan kubis. Setelah semuanya tercampur kelihatan kita rasakan bahasanya Bagaimana kurang asin atau tidak. Ini tergantung selera kita pengennya ada kecapnya ada atau tidak karena nasi ini sudah berwarna merah sebenarnya tidak perlu kita beri chaos tomat. Saya suka kecap Akhirnya saya beri kecap, karena saya rasakan rasa yang sudah enak dan Sudah mateng saya matikan apinya. Sudah jadi deh nasi goreng buatan saya yang dibimbing oleh chef istri saya sendiri.
Penyajian nasi goreng ini enaknya ketika masih panas, akhirnya orang tua saya Saya minta untuk mencoba Nasi goreng ala saya. Alhamdulillah responnya sangat baik dan rapi goreng kali ini sangat enak begitupun istri saya bilangnya ah lumayanlah enak ini. Setelah saya belajar saya berpikir Wah ini bisa saya terapkan nih kalau semisal saya di kosan.
Di sini bisa kita simpulkan tanya Kok = nasi goreng yang dijual-jual. Sebenarnya saya juga nggak paham kenapa kok rasanya sama mungkin prosesnya tadi atau seperti apa gitu.
Hari ini kita tidak ada agenda keluar, selagi masih Corona Belum reda. Belikan baju untuk istri saya yang sedang hamil itu online saja. Selalu saya pakai jasa online karena sangat mudah sekali walaupun Lokasinya ada di Jawa Tengah jakarta-surabaya dapat dikirim ada yang ongkir gratis ongkirnya ya enggak gratis.
Menjelang sore baju yang saya keringkan sudah kering saya melipat baju bersama istri saya. Setelah semuanya selesai saya langsung menuju ke rumah orang tua istri saya. Saat ini memang saya bagi hari pertama di rumah saya, hari berikutnya di rumah istri saya. Ini ada agenda mengantarkan istri saya yang sedang rapat membahas pembayaran pajak bumdes.
Saya hanya mengantar istri saya saja karena Bapak saya tadi minta belikan obat Saya langsung pulang dan memberikan obat karena saya tidak tiga kali ketika orang tua sakit dan adik saya pun minta belikan Tolak Angin.
Setelah semua Urusannya di rumah selesai saya bergegas menuju tempat rapat istri saya. Pukul menunjukkan 10 malam akhirnya rapat selesai.
Kita langsung pulang beristirahat karena besok pagi saya harus kembali ke Malang setelah salat subuh.
Hikmah hari ini adalah itu Bahagia itu sangat penting bisa bisa dilakukan dengan cara apa saja. Sayangi keluarga kita cintai keluarga kita.
Comments
Post a Comment