Skip to main content

Kenormalan Baru di Perpustakaan

Perpustakaan di era new normal
Perpustakaan di era sekarang menjadi kebutuhan yang sangat penting sekali. semakin banyaknya orang yang Memahami pentingnya suatu literasi informasi.
Korona saat ini menjadi momok yang menakutkan bagi seluruh dunia. Perpustakaan juga mengalami suatu hal yang menjadi momok ketika corona ini melanda Indonesia.
Tapi kita tidak boleh berhenti disini kita harus tetap maju pemerintah telah memutuskan menerapkan ra new normal gimana kita harus bisa berdampingan dengan virus Corona.
Sekarang yang menjadi pertanyaan model Seperti apakah perpustakaan yang layak di era new normal ini?

Banyak webinar webinar yang telah membahas penerapan perpustakaan di era new normal. Salah satunya ini ada di perpustakaan fakultas kedokteran hewan Universitas Gadjah Mada. Mereka memberikan tema Dalam Seminar daring ini membedah peluang perpustakaan menuju kenormalan baru. 

Bagaimana sih kita menyikapi kenormalan baru perpustakaan, yang pastinya kita harus bisa membantu pemulihan ekonomi juga. Karena di masa pandemi ini ekonomi sangat Terpukul peran pustakawan juga sangat penting untuk membantu pemulihan ekonomi di negara Indonesia ini.
Kenormalan baru di perpustakaan  
1. Protokol kesehatan
Sudah niscaya kita ketik pandemi ini harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selagi vaksin masih belum ditemukan, protokol kesehatan yang ketat dan disiplin itulah vaksinnya untuk saat ini. Nah Seperti apa di perpustakaan harus menyiapkan protokol kesehatan itu. Pertama kita harus membuat bilik disinfektan, tempat cuci tangan, sediakan hand sanitizer, jaga jarak aman, wajib mengenakan masker.
Ini merupakan penerapan yang penting sekali di saat pandemi Corona ini. 
2. Sistem layanan
Tidak bisa dipungkiri pula sistem layanan ketika pandemi ini kita harus memiliki inovasi-inovasi, bagaimana masyarakat tetap bisa memanfaatkan perpustakaan tanpa harus ke perpustakaan. Pastinya bisa dengan cara layanan daring. Serta memanfaatkan koleksi-koleksi yang bisa free untuk diakses dan berkualitas serta terpercaya. Salah satunya adalah resources perpusnas, e-resources perpusnas ini merupakan layanan free akses yang bisa kita akses dimanapun yang penting terkoneksi internet. Banyak sekali disitu informasi serta jurnal jurnal internasional atau jurnal dalam negeri yang terakreditasi buku-buku berupa digital banyak sekali. Pemanfaatan aplikasi Ibu juga bisa menjadi salah satu opsi bisa kalian install dengan free juga di Play Store ataupun Apps Store. 
Itu adalah beberapa  sistem layanan daring yang bisa kita manfaatkan.
3. Transformasi dan inklusi
Disini kita harus bisa mendorong masyarakat pengguna yang semulanya hanya bisa menggunakan bahan literasi yang non digital kita dorong untuk lebih produktif lagi menggunakan inovasi pemanfaatan ekosistem pengetahuan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Sop tatanan normal baru
Sebelum pemustaka ke perpustakaan
1. Mengisi formulir reservasi kunjungan secara online sehari sebelum kunjungan.
2. Pastikan anda dalam kondisi sehat jika ada keluhan batuk pilek demam agar tetap tinggal di rumah
3. Wajib menggunakan masker
4. Upayakan tidak menggunakan transportasi umum. Jika terpaksa harus menjaga jarak menggunakan lengan panjang saya kan sering membawa hand sanitizer tidak menyentuh wajah atau mengucek mata dengan tangan gunakan tisu bersih jika terpaksa.
Pustakaan ada bermacam-macam
Begitupun sop-nya. Ini merupakan sop standar untuk menerapkan masuk perpustakaan dikala pandemi. 
Jika merujuk perpustakaan yang ada di luar negeri seperti Singapura. Disana semuanya sudah banyak yang menggunakan konsep digitalisasi perpustakaan untuk datang ke perpustakaan pun sekarang kita Bisa reservasi. Antar perpustakaan sudah terkoneksi tinggal pesan aja perpustakaan yang masih bisa dikunjungi. Karena jika perpustakaan di situ sudah overload jumlah pengunjungnya karena saat ini dibatasi. Jika sudah overload maka tidak boleh lagi masuk ke perpustakaan pilih perpustakaan yang masih lengan.
Kalau di Indonesia kita masih saling belum terkoneksi antar perpustakaan perguruan tinggi perpustakaan Negeri perpustakaan kota ataupun perpustakaan nasional. Kita terkoneksinya hanya sebatas keanggotaan saja tapi untuk digitalisasi system kita masih jauh belum menerapkan satu sistem.

Perpustakaan perguruan tinggi di sini menurut saya ada inovasi yang bisa dimanfaatkan dengan betul. Yaitu membantu penelitian-penelitian dengan cara perpustakaan membuat layanan referensi secara online. Jadi untuk mahasiswa, dosen dan peneliti langsung contact di web reservasi referensi mengenai apa yang sedang dibutuhkan. Ini merupakan inovasi yang bagus sekali dan sudah diterapkan di negara-negara Eropa. Jadi peneliti tidak perlu lagi datang ke perpustakaan mereka bisa memesan dan pustakawan harus bisa lebih membantu lagi untuk menganalisis pertanyaan-pertanyaan dari peneliti.

Inilah peran penting perpustakaan dikala pandemi, kita bisa membantu dalam bidang cari reset. Mencari temu kembali informasi. Serta membantu jihan ekonomi salah satu yang kita sebutkan diatas tersebut ekonomian itu bergerak literasi harus bergerak dengan bagus. 
Indikasi negara itu maju salah satunya adalah memiliki literasi yang bagus inilah peran perpustakaan peran para pustakawan dikala pandemi dikala new normal serta keadaan yang akan datang.

Salam literasi
Salam pustakawan
Perpustakaan maju indonesia Jaya

by Moh Zawawi, Amd. S.I.Pust

Comments

Popular posts from this blog

MOH. ZAWAWI (120213307071) Penerapan literasi informasi dalam keluarga Pengertian literasi informasi LITERASI INFORMASI adalah  kemampuan untuk mengetahui kapan dibutuhkanya informasi, dapat mengidentifikasi , menemukan, mengevaluasi , dan secara efektif menggunakan informasi tersebut dalam isu atau masalah yang dihadapi. Pendit (2012), mengtakan bahwa kata literacy sendiri sebenarnya datang dari bahasa latin, literra yang kemudian dipakai orang inggris untuk kata letter  dengan demikian sebenarnya berurusan dengan aksara atau tulisan . sedangkan definisi information adalah informasi,maka literasi informasi adalah keterbukaan terhadap informasi.

Perpustakaan dalam genggaman kini nyata dengan iPusnas

Perpustakaan dalam genggaman kini nyata dengan iPusnas Halo teman-teman, kembali lagi kita akan membahas ini adalah hal menarik di dunia perpustakaan Indonesia. Yaitu munculnya aplikasi ipusnas, aplikasi ini merupakan gagasan dari Perpustakaan nasional dan persembahan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Ipusnas ini merupakan aplikasi yang diciptakan perpustakaan Nasional Republik Indonesia guna menunjang perpustakaan digital. Aplikasi ini berbasis gratis atau aplikasi yang free bisa kalian download melalui App Store atau play Store. Langsung saja berikut linknya untuk bisa kalian download App Store : https://apps.apple.com/us/app/ipusnas/id1145654398 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=mam.reader.ipusnas Setelah kalian download dan terinstal akan muncul gambar seperti ini. Jadi di sini ada kategori buku bisa kalian klik bisa kalian pilih subjek yang ingin kalian baca buku yang ditampilkan Ini adalah buku yang keseluruhan. Nah ini model kategori ...

Faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah Di antara enam agama besar di dunia, Islam tergolong agama dakwah. Agama dakwah yang dimaksud adalah agama yang di dalamnya usaha menyebarluaskan kebenaran dan mengajak orang- orang yang belum mempercayainya dianggap sebagai tugas suci oleh pendirinya atau oleh para penggantinya. Semangat memperjuangkan kebenaran itulah yang tak kunjung padam dari jiwa para penganutnya sehingga kebenaran itu terwujud dalam pikiran, kata-kata, dan perbuatan. Semangat memperjuangkan kebenaran inilah yang mendorong umat Islam untuk menyampaikan ajaran-ajaran